84 Ribu Siswa dan Mahasiswa Pecahkan Rekor MURI dengan Menulis Mushaf Al-Qur’an di Bandung

oleh
84 Ribu Siswa dan Mahasiswa Pecahkan Rekor MURI dengan Menulis Mushaf Al-Qur'an di Bandung

Bandung, Er3News.com – Sebanyak 84 ribu siswa dan mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Barat mencatat sejarah dengan menulis Mushaf Al-Qur’an 30 Juz menggunakan metode Follow The Line. Kegiatan yang berlangsung di Kampus Universitas Islam Nusantara (Uninus), Bandung, ini berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Ribuan peserta berasal dari Universitas Islam Nusantara serta 139 SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Barat. Mereka secara serempak menulis ayat-ayat suci dalam suasana penuh khidmat dan semangat. Momen istimewa ini tidak hanya bertujuan untuk memecahkan rekor, tetapi juga sebagai bentuk syiar Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Metode Kreatif untuk Memudahkan Belajar Al-Qur’an

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa penulisan Mushaf Al-Qur’an dengan metode Follow The Line adalah cara kreatif yang membantu generasi muda dalam mempelajari, memahami, dan menghafal ayat suci dengan lebih baik.

“Ini adalah upaya memuliakan Al-Qur’an. Saya sangat senang melihat semangat para peserta. Mereka adalah generasi penerus yang akan menjaga agama serta membawa bangsa ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erwin menambahkan bahwa metode ini tidak hanya membantu dalam menulis dengan indah, tetapi juga memperkuat penghayatan terhadap setiap ayat yang ditulis. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat relevan, terutama di bulan suci Ramadan, yang identik dengan peningkatan ibadah dan kecintaan terhadap kitab suci.

“Pemerintah Kota Bandung sangat peduli terhadap pendidikan agama Islam. Kami percaya bahwa pendidikan agama adalah fondasi utama dalam membentuk karakter unggul,” imbuhnya.

Membentuk Generasi Berkarakter dan Visioner

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Uninus, Endang Komara, menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pemecahan rekor. Ia melihatnya sebagai manifestasi kecintaan terhadap Al-Qur’an dan wujud komitmen generasi muda terhadap nilai-nilai agama.

“Lebih dari 84 ribu peserta dari berbagai daerah berkolaborasi dalam acara ini. Kami berharap momentum ini memberikan manfaat besar bagi mereka,” ungkapnya.

Menurut Endang, penggunaan metode Follow The Line dalam penulisan mushaf memiliki manfaat besar dalam memperkuat hafalan Al-Qur’an. Metode ini dirancang untuk melatih otak kiri dan kanan secara seimbang, sehingga mampu mencetak individu yang visioner, jujur, dan berintegritas.

Pemecahan rekor MURI dalam penulisan Mushaf Al-Qur’an 30 Juz ini menjadi bukti nyata semangat generasi muda dalam mencintai dan memahami Al-Qur’an. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini tidak hanya mencetak sejarah, tetapi juga menjadi inspirasi dalam mengembangkan pendidikan agama di Indonesia. Semoga semangat ini terus berlanjut dan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan spiritualitas yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.