Safari Keagamaan Herdiat Hadirkan Dampak Nyata Untuk Umat

oleh

Kabupaten Ciamis, ER3 News.com – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Al-Hidayah, Senin (23/02/2026). Di malam kelima Ramadhan 1447 H, Tarawih Keliling (Tarling) Tingkat Kabupaten Ciamis resmi di mulai. Namun lebih dari sekadar ibadah berjamaah, safari keagamaan ini menjadi ruang kejujuran, empati, dan komitmen nyata pemerintah kepada umat.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan bahwa Tarling bukan agenda seremonial, melainkan jembatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadhan ini bukan sekadar kunjungan, tetapi komitmen untuk memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati menyerahkan berbagai bantuan sebagai penguatan ekosistem keagamaan dan sosial. Yaitu meliputi insentif bagi guru DTA dan TPA, imam masjid desa dan kecamatan, RT dan RW. Juga pemberian Al-Qur’an kepada DKM (termasuk 720 mushaf dari Bakri Amanah) serta bantuan sembako bagi UPZ desa.

Bantuan itu bukan sekadar simbolis. Ia menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para pelayan umat. Sekaligus wujud kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan di bulan penuh berkah.

APBD Ciamis Tengah Mengalami Defisit.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan refleksi satu tahun masa jabatan periode keduanya. Ia secara terbuka mengakui kondisi APBD Ciamis tengah mengalami defisit. Sementara kebutuhan pembangunan cukup mendesak, mulai dari 33 sekolah rusak berat. Dan layanan kesehatan yang belum maksimal, hingga perbaikan Pasar Banjarsari pasca kebakaran beberapa waktu yang lalu.

“Saya memohon maaf belum bisa maksimal karena keterbatasan anggaran. Saya paham kondisi desa juga terdampak pengurangan dana desa. Namun komitmen insentif bagi guru ngaji dan imam masjid tetap kami jalankan,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah Ciamis. Yang menyebabkan kerusakan pesawahan, kolam warga, serta potensi longsor dan banjir.

Tarling Tingkat Kabupaten Ciamis akan di laksanakan secara bergilir di berbagai kecamatan, dengan Lakbok sebagai titik awal perjalanan spiritual dan sosial tahun ini. Hadirnya seluruh kepala SKPD, para camat eks Kewedanan Lakbok, dan unsur vertikal lainnya menegaskan bahwa Safari Ramadhan adalah gerakan kolektif.

Melalui safari ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis ingin memastikan pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik. Tetapi juga menguatkan fondasi iman, solidaritas, dan kepedulian sosial. Karena pada akhirnya, kekuatan daerah tidak hanya berdiri pada bangunan yang kokoh, tetapi juga pada hati masyarakat yang saling menguatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *