Polres Majalengka Evakuasi Pemudik Yang Terjatuh di Rest Area KM 166 Tol Cipali

oleh

Majalengka, ER3 News.com – Di tengah hiruk-pikuk arus balik Lebaran 2026, sebuah insiden medis menimpa seorang pemudik di Rest Area KM 166 Tol Cipali, Insiden tejadi wilayah hukum Polres Majalengka, Senin (23/3/2026).

Seorang pemudik di laporkan terjatuh di area toilet saat sedang beristirahat dalam perjalanan panjangnya. Berkat kesiapsiagaan personel yang bertugas di Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Lodaya 2026. Situasi yang sempat memicu ketegangan di area parkir tersebut berhasil di tangani dengan cepat dan tepat.

Begitu menerima laporan, petugas kepolisian yang bersiaga di lokasi langsung bergerak melakukan evakuasi. Tanpa menunda waktu, personel Polres Majalengka memberikan pertolongan pertama guna memastikan kondisi korban stabil dan mencegah risiko kesehatan yang lebih buruk.

Penanganan medis awal yang di berikan secara sigap di lokasi menjadi kunci utama dalam menjaga ketenangan di tengah ribuan pemudik lain yang juga sedang memanfaatkan fasilitas rest area tersebut.

Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, menegaskan bahwa orientasi tugas personel dalam Operasi Ketupat Lodaya tahun ini melampaui sekadar pengaturan lalu lintas. Kehadiran Polri di titik-titik persinggahan seperti KM 166 Tol Cipali di tujukan sebagai garda terdepan. Yaitu dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan perlindungan bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat medis yang tidak terduga.

“Kehadiran personel di Posyan tidak hanya untuk pengamanan arus. Tetapi juga untuk memberikan pertolongan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Termasuk dalam situasi darurat seperti ini. Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan rasa aman di setiap jengkal perjalanan masyarakat,” ujar Kapolres

Aksi responsif ini memastikan kondisi pemudik yang terjatuh dapat segera tertangani dengan baik tanpa menimbulkan kepanikan luas di area publik.

Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan pos pelayanan kepolisian di sepanjang jalur tol berfungsi efektif sebagai penyangga keselamatan bagi masyarakat. Melalui kesigapan para petugas, setiap momen tak terduga dalam perjalanan mudik di harapkan dapat tertangani dengan selamat hingga masyarakat tiba kembali di kediaman masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *