Selamatkan 82 Ribu Jiwa dan Sita Barang Bukti Senilai Rp5,8 Miliar

oleh
oleh

Kabupaten Bogor, ER3 News.com – Dalam konfrensi Pers Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengumumkan keberhasilan besar  dalam upaya memberantas narkotika di wilayahnya. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto merilis pengungkapan 114 perkara narkoba dalam tiga bulan terakhir. Dengan total barang bukti di perkirakan senilai Rp5,8 miliar dan di yakini telah menyelamatkan 82 ribu jiwa.

Dari seratusan kasus tersebut, polisi mengamankan 155 tersangka. Serta menyita barang bukti signifikan, termasuk 4,4 kg sabu, 17,8 kg ganja, 6,6 kg tembakau sintetis. Dan lebih dari 21 ribu butir sediaan farmasi ilegal.

AKBP Wikha menyoroti tiga kasus menonjol yang menunjukkan kompleksitas jaringan narkoba yakni:

1. Ganja.

Polisi menangkap dua tersangka, ID (43) dan MF (32), warga Leuwisadeng, yang mengedarkan 15,5 kg ganja melalui pengiriman ekspedisi dari Provinsi Aceh. Keduanya terancam hukuman mati.

2.  Sabu Sistem Tempel: Pengungkapan yang berawal di Gunungputri ini berhasil menyita 2,23 kg sabu—senilai sekitar Rp2 miliar—dari tersangka HE dan MS di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang menggunakan modus sistem tempel.

3.  Senpi Ilegal dan Sabu: Tersangka AS di tangkap karena mengedarkan sabu dan memiliki satu unit senjata laras pendek ilegal. Tersangka AS mengakui senpi tersebut di gunakan untuk tindakan kejahatan, menunjukkan kaitan erat antara peredaran narkoba dan kejahatan di wilayah Bogor.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta masyarakat membantu memberantas narkoba. Dan menegaskan komitmennya untuk membersihkan jajaran pemerintahannya.

“Apabila di internal penyelenggara pemerintah daerah Kabupaten Bogor ada yang terindikasi menggunakan narkotika. Silakan di laporkan kepada aparat penegak hukum,” kata Rudy.

Ia menjamin tidak akan ada perlindungan bagi jajarannya yang terlibat narkoba. Dan berencana akan menggelar tes urine secara berkala di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja sama dengan BNN dan Polres Bogor. Langkah ini di lakukan untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih dan bebas narkotika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *