Pertemuan tersebut menjadi upaya penting Pemerintah Kota Sukabumi dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat ekosistem investasi daerah.
Usai pertemuan, Ayep Zaki menyampaikan bahwa pihak Kementerian Investasi dan Hilirisasi, memberikan respons positif terhadap berbagai usulan pembangunan yang di ajukan olehnya.
“Alhamdulillah, proposal kita sudah di terima. Yang pertama adalah pembangunan Mal Pelayanan Publik senilai Rp30 miliar. Dan yang kedua adalah DAK sekitar Rp9 miliar, totalnya Rp39 miliar,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, di bahas pula rencana pengembangan kawasan industri di wilayah Cemerlang dengan luas sekitar 50 hektare. Menurutnya rencana tersebut kini tengah di urus oleh Pemerintah Kota Sukabumi sesuai prosedur berlaku. Dan di harapkan kedepannya kawasan tersebut dapat di tetapkan sebagai kawasan industri yang siap di kembangkan.
“Ini adalah bentuk ikhtiar kita agar perekonomian Kota Sukabumi terus tumbuh. Mohon doa dari seluruh warga agar semua upaya ini membawa keberkahan bagi kita,” tandasnya.






