Bandung, ER3 News.com – Aula Pascasarjana Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung di penuhi suasana bahagia dan penuh rasa lega.
Sebanyak 1.103 wisudawan dari jenjang sarjana, magister hingga doktor hari ini, Sabtu, 29 November 2025 resmi di kukuhkan pada Wisuda ke-69 Gelombang Pertama Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu 29 November 2025.

Acara itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-66 Uninus.
Toga di kenakan, foto di abadikan dan di tengah euforia itu, ada satu momen yang mencuri perhatian seluruh hadirin, sambutan dari perwakilan wisudawan yang kali ini di sampaikan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang juga salah satu lulusan Program Doktor Uninus.
Dalam sambutannya, Erwin membuka dengan pesan sederhana namun kuat.

“Hari ini adalah momen yang di tunggu. Kerja keras kalian terbayar tuntas.”
Ia berbicara bukan sebagai pejabat, tetapi sebagai seseorang yang melewati fase yang sama kuliah, dosen pembimbing, riset, revisi, dan semua perjuangan intelektual yang tak terlihat.
“Sejak mengambil program magister hingga doktoral, saya melihat Uninus terus tumbuh sebagai kampus yang menjaga integritas dan menghasilkan lulusan yang bukan hanya pintar, tetapi siap berkontribusi,” katanya di sambut tepuk tangan yang menggema di ruangan.
Terus Melahirkan Generasi.
Wisuda kali ini terasa spesial karena digelar berdekatan dengan hari ulang tahun Uninus.
“Besok (Minggu, 30 November 2025) Uninus genap berusia 66 tahun. Atas nama Pemerintah Kota Bandung, saya mengucapkan selamat. Semoga Uninus semakin menjadi pilihan masyarakat dan terus melahirkan generasi yang memberi manfaat bagi bangsa,” ujar Erwin.

Bagian paling emosional muncul ketika Erwin menyampaikan ucapan terima kasih untuk para dosen dan keluarga.
“Terima kasih kepada para pembimbing, promotor, dan penguji. Tanpa bimbingan dan kesabaran Bapak Ibu, banyak dari kami mungkin masih berjibaku dengan revisi,” katanya, di sambut tawa para wisudawan.
“Terutama kepada orang tua, pasangan, dan keluarga terima kasih atas doa dan dukungan. Semoga Allah SWT membalas dengan kebaikan yang tidak terputus.”

Beberapa wisudawan tak mampu menahan air mata.
Menutup sambutan, Erwin mengingatkan bahwa wisuda bukan tujuan akhir.
“Gelar ini bukan hiasan, tapi amanah. Perjalanan justru di mulai setelah ini. Ilmu harus memberi manfaat, bukan hanya di simpan.”
Ia menegaskan, setiap lulusan memiliki tanggung jawab baru untuk berperan, berkarya, dan berkontribusi di dunia nyata.
Acara di tutup dengan suasana penuh optimisme. Para lulusan meninggalkan ruangan dengan kepala tegak, membawa ijazah dan harapan baru.









