Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Kejati Jabar Dengan Kodam III/ Siliwaangi Dalam Bidang Pemanfaatan Sumber Daya dan Peningkatan Profesinalisme di Bidang Penegakan Hukum

oleh

Bandung, ER3 News.com – Kajati Jabar Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H menandatangani Perjanjian Kerjasama antara Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dengan Komando Daerah Militer III/Siliwangi. Yang di tandatangani oleh Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E. di selenggarakan di Aula R.Soeprapto Kejati Jabar (18/12/25).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut IRDAM III/SLW, DANREM 061/SK, DANREM/ 062/TN, DANREM 063/SGJ, para pejabat utama Kodam III/Siliwangi dan para Dandim se- Jawa Barat. Selain itu turut hadir para Asisten, Kabag TU, Kajari se- Jawa Barat beserta para Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini merupakan tindak lanjut konkret dari Nota Kesepahaman MoU antara Kejaksaan RI dengan TNI No. 4 Tahun 2023 tentang Kerjasama dalam Pemanfaatan Sumberdaya dan Peningkatan Profesionalisme di Bidang Penegakkan Hukum.

Membuka sambutannya, Kajati menyampaikan apresiasi kepada Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi beserta segenap jajaran. Yang telah senantiasa bersepakat menjalin hubungan kerja sama yang lebih terarah dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Mengingat dinamika penegakan hukum yang berkembang sangat cepat dengan beragam bentuk AGHT. Kajati menegaskan bahwa di perlukan langkah-langkah preventif yang cermat dan responsif, dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam konteks tersebut, TNI dan Kejaksaan sebagai dua institusi negara. Yang memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Baik melalui penguatan pertahanan negara maupun penegakan supremasi hukum dan keadilan.

Oleh karena itu, Kajati berharap melalui kerja sama ini dapat terwujud sinergi yang semakin solid. Dalam rangka meningkatkan kualitas penegakan hukum, pengamanan institusi, serta perlindungan kepentingan negara dan masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *