Jakarta, ER3News.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah isu pengunduran diri Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dari kabinet Presiden Prabowo Subianto. Kabar itu mencuat setelah insiden penjarahan rumah pribadi Sri Mulyani di kawasan Bintaro, Minggu (31/8) dini hari.
Airlangga memastikan, Sri Mulyani hadir dalam rapat kabinet paripurna yang dipimpin Prabowo di Istana Kepresidenan. “Ibu (Sri Mulyani) ikut kita rapat,” ujar Airlangga kepada wartawan di kompleks Istana, Jakarta, Minggu (31/8), mengutip Antara.
Rapat yang berlangsung sekitar dua jam itu sepenuhnya dipimpin oleh Presiden Prabowo. Menurut Airlangga, Sri Mulyani tidak memberikan paparan khusus. “Seluruhnya disampaikan oleh Presiden,” katanya.
Sebelumnya, isu pengunduran diri Sri Mulyani ramai beredar di publik. Dalam narasi yang tersebar, disebutkan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu telah menghadap Presiden Prabowo untuk menyerahkan surat pengunduran diri. Versi lain menyebut Prabowo memanggil Sri Mulyani ke Hambalang untuk meminta penjelasan langsung.
Airlangga dengan tegas membantah kabar tersebut. “Tidak,” ujarnya singkat saat ditanya soal mundurnya Sri Mulyani.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Istana maupun Sri Mulyani terkait isu tersebut. Situasi ini menambah sorotan publik terhadap posisi politik Sri Mulyani di kabinet Prabowo, terlebih setelah rumah pribadinya dijarah massa.
Isu yang berkembang cepat itu dinilai memperkeruh suasana politik. Namun, kehadiran Sri Mulyani dalam rapat kabinet menunjukkan bahwa ia masih aktif menjalankan tugasnya sebagai Menkeu.





