CIAMIS, ER3News.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar pelaksana administrasi, melainkan motor perubahan yang menentukan arah pembangunan daerah.
Pesan itu ia sampaikan saat memimpin apel pagi sekaligus penandatanganan komitmen bersama penerapan budaya kerja BerAKHLAK di lingkungan Sekretariat Daerah, Senin (22/9/2025).
“ASN telah mengucapkan janji dan sumpah jabatan sejak awal. Itu bukan sekadar formalitas, tapi komitmen yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik di hadapan masyarakat maupun Allah SWT,” ujar Andang di hadapan para pegawai.
Ia menegaskan slogan “Bangga Membangun Bangsa” harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan sekadar seremonial. “Jangan sampai ASN hanya hadir di kantor tanpa memberi nilai tambah bagi masyarakat. Bangga membangun bangsa berarti bekerja dengan integritas, profesional, dan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Memasuki akhir September, Sekda juga mengingatkan pentingnya evaluasi kinerja triwulan ketiga. Laporan kinerja Juni–September harus segera disusun sebagai dasar langkah strategis menghadapi sisa tiga bulan terakhir tahun 2025.
“Stunting, TB paru, pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan APBD masih pekerjaan rumah kita bersama. Jangan tunda, karena waktu terus berjalan,” katanya.
Andang mengingatkan ASN agar tidak hanya berkutat di meja kerja. Kehadiran dalam kegiatan masyarakat, termasuk penanganan kebencanaan, menurutnya menjadi wujud nyata pelayanan publik. “Jangan sampai ada kegiatan penting masyarakat yang luput dari perhatian ASN,” tambahnya.
Apel pagi ditutup dengan pembacaan ikrar komitmen bersama. Seluruh pejabat dan pegawai Setda mengucapkan janji serentak untuk mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, inklusif, bebas korupsi, dan berorientasi pada kinerja.
Sebagai simbol, perwakilan ASN menandatangani dokumen komitmen bersama, diikuti jajaran lainnya. Momentum ini diharapkan dapat melahirkan ASN Ciamis yang tidak hanya bangga melayani bangsa, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan menuju pemerintahan yang bersih, efisien, dan dipercaya masyarakat.





