SOLO, ER3News.com – Rumah pribadi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Kota Solo, kini menjadi destinasi wisata populer yang disebut warga sebagai “Wisata Jokowi”. Fenomena ini menarik perhatian Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, yang berkunjung langsung ke lokasi pada Kamis (3/4).
“Saya ke sini ingin membuktikan ucapan Wali Kota Solo saat retret kemarin. Ternyata benar, ada ‘Wisata Jokowi’. Warga dari berbagai daerah datang ke sini,” ujar Bima dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara.
‘Wisata Jokowi’ merujuk pada kunjungan masyarakat ke kediaman pribadi Jokowi di Gang Kutai Utara Nomor 1, Solo. Sejak tak lagi menjabat sebagai presiden, Jokowi membuka pintu rumahnya bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi. Kehadiran warga tidak hanya sekadar bertamu, tetapi juga disambut dengan kesenian, budaya, dan kuliner lokal.
Bima mengaku kagum dengan antusiasme masyarakat. Ia menyaksikan langsung padatnya kerumunan warga yang datang bersilaturahmi, serta pentas budaya yang digelar secara meriah. “Saya mengapresiasi teman-teman SMK dan semua budayawan yang mengisi acara di sini,” ucap Bima. Ia secara khusus memuji penampilan orkestra dari SMKN 8 Solo.
Tak hanya sekadar hiburan, fenomena ini disebut Bima sebagai bukti kuat bahwa nilai-nilai budaya dan kedekatan pemimpin dengan rakyat tetap terjaga. “Ini contoh bagaimana rumah pemimpin bisa menjadi ruang publik yang mempererat hubungan sosial,” tambahnya.
Di sisi lain, Bima juga menyinggung soal retret kepala daerah gelombang kedua yang tengah dipersiapkan Kementerian Dalam Negeri. Kegiatan ini ditujukan bagi kepala daerah yang belum sempat mengikuti retret di Akmil Magelang sebelumnya.
“Nanti gelombang terakhir itu setelah PSU (pemungutan suara ulang) selesai. Ada beberapa daerah yang PSU-nya total, dan kami siapkan alokasi anggarannya,” kata Bima.
Menurut Bima, kegiatan orientasi ke depan akan digelar lebih sederhana, namun tetap mengedepankan esensi pembelajaran dan penguatan karakter kepemimpinan kepala daerah.
Fenomena ‘Wisata Jokowi’ menunjukkan bagaimana kepemimpinan yang membumi dan terbuka mampu menciptakan ruang interaksi publik yang bernilai wisata dan budaya. Dengan sambutan meriah warga, rumah Jokowi di Solo tak hanya menjadi simbol, tapi juga ikon baru pariwisata sosial di Indonesia.





