Bogor, ER3News.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Karangasem Timur yang berhasil menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat meninjau langsung kegiatan Siskamling di wilayah tersebut, Kamis (11/9/2025). Ia hadir mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, yang sebelumnya menerbitkan Surat Edaran Nomor 200.1.1/26-Bakesbangpol tentang upaya menjaga kondusivitas wilayah, termasuk mengaktifkan kembali Siskamling secara humanis.
“Alhamdulillah komunikasi antar pos berjalan baik dan terasa suasana yang guyub. Ini menunjukkan kesadaran tinggi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya,” ujar Ajat.
Dalam peninjauan, Ajat melihat langsung tiga pos keamanan di setiap RT, termasuk sistem komunikasi antarpos yang terhubung dengan kantor desa. Menurutnya, kesadaran warga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kondusif di tengah masyarakat yang majemuk.
“Pernah ada pencurian di salah satu RT, pelaku akhirnya tertangkap di RT lainnya berkat komunikasi antarpos yang berjalan efektif. Ini contoh baik bahwa masyarakat benar-benar berperan aktif,” katanya.
Ajat menjelaskan, Desa Karangasem Timur memiliki luas sekitar 110 hektare, terdiri atas 100 hektare kawasan industri dan 10 hektare kawasan pendidikan. Kondisi tersebut biasanya rawan tindak kejahatan, namun berkat kerja sama masyarakat, pemerintah desa, dan kecamatan, keamanan tetap terjaga.
Ia juga mengapresiasi kekompakan pengurus RT dan RW yang mengenakan seragam sebagai simbol kebersamaan. “Ini juga menjadi konsern Bapak Bupati agar semua pihak memperhatikan keamanan masyarakat. Mudah-mudahan seluruh Kabupaten Bogor memiliki pola pemeliharaan keamanan lingkungan seperti di Karangasem Timur,” tambahnya.
Pemkab Bogor membuka peluang untuk menambah maupun melengkapi fasilitas poskamling agar peran warga dalam menjaga keamanan semakin optimal. Program ini diharapkan menjadi contoh bagi desa lain dalam memperkuat keamanan berbasis partisipasi masyarakat.





