Bandung, ER3News.com – Sejumlah fasilitas umum di kawasan Dago, Kota Bandung, mengalami kerusakan parah. Dua titik persimpangan utama, yakni Dago-Cikapayang dan Dago-Sulanjana, tercatat kehilangan fungsi traffic light dan kamera pengawas (CCTV) sehingga pengaturan lalu lintas tidak berjalan optimal.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan kerusakan itu bukan masalah ringan. Menurutnya, sistem harus dibangun ulang agar bisa kembali berfungsi.
“Semua traffic light dan CCTV di titik itu rusak total dan mati. Bukan sekadar diperbaiki, tapi kita harus bangun kembali dari nol, baik jaringan lampu lalu lintas maupun jaringan CCTV-nya,” kata Farhan saat ditemui di Masjid Istiqomah, Minggu (31/8/2025).
Farhan menjelaskan, proses pembangunan ulang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Pemerintah Kota Bandung menargetkan pemulihan bisa selesai dalam rentang satu hingga tiga pekan.
“Kami minta masyarakat bersabar. Proses ini tidak bisa instan karena kerusakannya cukup parah. Tapi kami pastikan akan dipercepat agar lalu lintas kembali normal secepat mungkin,” ujarnya.
Kerusakan infrastruktur lalu lintas ini menambah beban pengaturan jalan di kawasan Dago yang dikenal padat. Tanpa dukungan traffic light dan CCTV, arus kendaraan di persimpangan rawan terjadi penumpukan.
Pemkot Bandung berjanji mengerahkan tim teknis untuk mempercepat pengerjaan, termasuk koordinasi dengan pihak kepolisian agar rekayasa lalu lintas bisa berjalan selama proses perbaikan.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap aktivitas masyarakat di kawasan Dago bisa kembali lancar dan terpantau dengan baik.





