Serukan Perdamaian Adil dan Bermartabat bagi Palestina di Markas PBB

oleh

New York, ER3 News.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan seruan mendesak agar rakyat Palestina segera mendapatkan perdamaian yang adil dan bermartabat. Pernyataan ini d isampaikan di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Menegaskan kembali dukungan aktif Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

“Saudara-saudara kita di Palestina tidak dapat menunggu lebih lama lagi untuk merasakan perdamaian yang adil dan bermartabat,” kata Menlu Sugiono. Seperti di lansir dari keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jumat (20/2/2026).

Pernyataan tersebut di sampaikan dalam serangkaian pertemuan bilateral terpisah dengan Menlu Mesir Badr Abdelatty. Menlu Pakistan Ishaq Dar, dan Menlu Yordania Ayman Safardi pada Rabu (18/2) waktu setempat. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, Menlu Sugiono menekankan pentingnya langkah terkoordinasi. Yaitu koordinasi yang sejalan dengan hukum internasional guna mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina.

Menlu Sugiono juga menolak keras segala upaya pemindahan paksa rakyat Palestina. Yang di nilainya sebagai pelanggaran hukum internasional. Para menlu yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat bahwa mekanisme perdamaian di Palestina. Yang juga termasuk melalui Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Harus selaras dengan visi solusi dua negara dan menjunjung tinggi hukum internasional.

Selain itu, para menlu juga berpandangan bahwa kolaborasi berkelanjutan sangat diperlukan. Untuk menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah yang terus bergejolak.

Mengikuti Kaidah KJemanusiaan.

Pada kesempatan yang sama, Menlu RI menegaskan kepada para mitranya. Bahwa partisipasi Indonesia dalam proses perdamaian di BoP adalah demi memastikan suara. Dan juga hak-hak rakyat Palestina tercermin dalam setiap proses pembahasan. Keterlibatan RI dalam BoP serta International Stabilization Force (ISF) juga akan dilakukan mengikuti kaidah kemanusiaan dan prinsip hukum internasional.

Kemlu RI menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia sejak tahap awal di BoP di nilai penting. Yaitu  untuk memastikan mekanisme yang di bangun tetap konsisten dengan Piagam PBB. Dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 tahun 2025 yang menjadi dasar hukum pendiriannya.

Selain bertemu dengan para menlu dari Mesir, Yordania, dan Pakistan. Menlu Sugiono juga melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Wakil Tetap Palestina di PBB Riyad Mansour pada Selasa (17/2) waktu setempat. Pertemuan-pertemuan ini menegaskan konsistensi Indonesia dalam mendukung sistem multilateral. Serta perannya sebagai mitra yang dapat di percaya dalam penyelesaian situasi di Jalur Gaza.

Seruan Menlu Sugiono di Markas PBB ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia. Dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan dan perdamaian yang adil dan bermartabat. Indonesia akan terus aktif berperan dalam berbagai forum internasional. Gunanaya untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan mendorong terciptanya solusi damai yang komprehensif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *