Farhan Ultimatum Apjatel Tuntaskan Pekerjaan

oleh

Kota Bandung, ER3 Newsw.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan agar pekerjaan galian utilitas. Yang di lakukan oleh penyedia jaringan telekomunikasi di sejumlah ruas jalan milik provinsi Jawa Barat di Kota Bandung untuk segera di selesaikan. Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) memberikan tenggat waktu hingga 12 Maret bagi pihak terkait untuk menuntaskan pekerjaan tersebut.

Farhan meminta BUMN Telkom dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) segera mempercepat proses pengerjaan dan merapikan kembali kondisi trotoar yang telah di gali.

Ia juga meminta agar Apjatel menginformasikan kepada publik titik-titik mana saja yang telah selesai dan titik-titik yang masih belum rapi

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi memang penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Namun proses pengerjaannya harus di lakukan dengan tertib serta memperhatikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Kami mendukung peningkatan infrastruktur, termasuk jaringan telekomunikasi. Namun pekerjaan di lapangan harus di kelola dengan baik. Kami meminta agar seluruh pekerjaan galian dapat di selesaikan paling lambat 12 Maret. Sehingga tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Farhan Minggu 8 Maret 2026.

Ia menuturkan, keberadaan galian yang terlalu lama di biarkan tidak segera di selesaikan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Mulai dari kemacetan, hingga potensi membahayakan bagi pejalan kaki karena melakukan banyak galian di trotoar.

Oleh karena itu, Farhan menekankan pentingnya koordinasi antara penyedia layanan jaringan dengan Pemkot Bandung. Agar setiap pekerjaan utilitas dapat di lakukan secara terencana dan tidak menimbulkan keluhan warga.

“Hal yang terpenting adalah bagaimana setiap pekerjaan dapat selesai tepat waktu, kemudian kondisi trotoar di kembalikan seperti semula. Sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan aman,” tambahnya.

Farhan berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mematuhi tenggat waktu yang telah di tetapkan. Dengan begitu, proses pembangunan infrastruktur tetap berjalan namun kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

“Sekali lagi ini demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan dan trotoar,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *