Jakarta, ER3 News.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mendukung rencana pembangunan gedung baru Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta. Rencana ini di bahas saat Menag menerima audiensi Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar bersama jajaran.
Pertemuan ini juga membahas urgensi penguatan basis keilmuan dan moral dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual. Tetapi juga matang secara spiritual serta kokoh dalam etika kepemimpinan dan kebangsaan.
Menag menilai, fakultas Ushuluddin memiliki posisi yang sangat strategis sebagai fakultas tertua di UIN Jakarta. Yang selama ini menjadi pusat pengembangan studi keislaman dan telah melahirkan banyak guru besar, cendekiawan. Serta pemikir yang berkontribusi bagi kehidupan keagamaan dan kebangsaan di Indonesia.
Menurutnya, penguatan Fakultas Ushuluddin tidak hanya penting dalam konteks akademik. Tetapi juga dalam menjaga kesinambungan tradisi intelektual Islam yang moderat, terbuka, dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan.
“Pendidikan tinggi keagamaan harus menjadi pusat lahirnya generasi yang utuh dan tajam secara intelektual, matang secara spiritual, dan kokoh dalam etika kebangsaan. Fakultas Ushuluddin memiliki posisi strategis dalam merawat tradisi keilmuan. Sekaligus menanamkan nilai kepemimpinan yang berakar pada agama,” ujarnya di Jakarta pada Kamis, (09/04/2026).
Investasi Jangka Panjang Dalam Pembangunan Peradaban.
Ia menekankan bahwa pembangunan gedung baru ini perlu di pahami sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan peradaban. Infrastruktur yang memadai, lanjutnya, akan memperkuat proses akademik, riset, serta pengembangan pemikiran keislaman yang relevan dengan tantangan zaman.
Lebih jauh, Menteri Agama juga mengaitkan pembangunan tersebut dengan arah kebijakan pengembangan kampus yang berkelanjutan. Ia mendorong UIN Jakarta untuk terus mempertahankan posisi green campus, sebagai wujud tanggung jawab moral dan spiritual terhadap lingkungan.

Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar menyampaikan bahwa pembangunan gedung Fakultas Ushuluddin. Merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan sekaligus peningkatan kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa Fakultas Ushuluddin memiliki peran sentral sebagai jantung keilmuan yang menjaga fondasi epistemologis keislaman di lingkungan kampus.
Ia menjelaskan, pengembangan fasilitas ini di harapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, riset, serta kolaborasi keilmuan lintas disiplin. Dengan demikian, lulusan yang di hasilkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga kepekaan sosial dan kedalaman spiritual.
“Kami berkomitmen menjadikan UIN Jakarta sebagai ruang tumbuh generasi unggul yang tidak hanya kompeten secara intelektual. Tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan integritas kebangsaan yang kuat,” tambahnya.
Melalui pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin, UIN Jakarta di harapkan semakin memperkokoh perannya sebagai pusat keunggulan akademik. Yang tidak hanya melahirkan cendekiawan, tetapi juga pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan. Serta menjadikan agama sebagai sumber etika dalam kehidupan publik.
Langkah ini di harapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun generasi bangsa yang unggul, berkarakter. Dan mampu menjawab tantangan global tanpa kehilangan akar nilai spiritual dan kebangsaan.






