Demak, ER3 News.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak pesantren terus berbenah dalam merespons tantangan zaman. Menag optimis dengan peran pesantren sebagai pusat pendidikan karakter dan tempat lahirnya generasi pemimpin bangsa.
Hal ini di sampaikan Menag saat berkunjung ke Pesantren Girikesumo, Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026). Kedatangan Menag di sambut Pengasuh Pesantren Girikesumo, KH. Munif Muhammad Zuhri. Selain bersilaturahmi dan berdialog dengan pengasuh pesantren, Menag juga menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta serta sejumlah buku susunan dari Direktorat Pesantren.
Menag menyampaikan bahwa pesantren berkontribusi besar dalam membentuk karakter bangsa. Menurutnya, nilai-nilai yang di tanamkan di pesantren menjadi bekal penting bagi santri untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kita juga mohon nanti ke depan agar para santri tampil sebagai pemimpin bangsa yang terbaik,” ujar Menag.
Menag menilai berbagai tantangan yang di hadapi dunia pendidikan pesantren saat ini harus di pandang sebagai bagian dari proses penguatan dan peningkatan kualitas.
“Meskipun sekarang ini ada ujian-ujian di kawasan pondok pesantren, kita sangat yakin di mana ada ujian, di situ ada kenaikan kelas. Tidak ada kenaikan kelas tanpa ada ujian,” katanya.
Pesantren Sebagai Pusat Pembentukan Akhlak.
Menag juga menyampaikan penghormatan kepada KH. Munif yang selama ini di kenal sebagai ulama. Dan juga pengasuh pesantren yang memberikan kontribusi besar bagi pendidikan keagamaan dan pembinaan umat.
Menurut Menag, keberadaan pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi pusat pembentukan akhlak, spiritualitas, dan penguatan nilai kebangsaan.
Ia bahkan menyebut kawasan Pesantren Girikesumo sebagai tempat yang penuh keberkahan. Menag mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan dengan para ulama. Dan juga menjaga pesantren sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan beragama yang moderat dan harmonis.
“Saya bersama-sama para santri mendoakan bangsa dan negara ini supaya menjadi lebih baik, lebih tahan uji, terutama Kementerian Agama,” ungkapnya.
Kunjungan ke Pesantren Girikesumo merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Direktorat Pesantren Kementerian Agama. Yang bertujuan untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan pesantren di berbagai daerah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan ekosistem pesantren yang selama ini berperan penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Melalui penguatan pesantren, Kementerian Agama berharap lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan saja. Tetapi juga harus memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan kemampuan menjawab tantangan zaman.





