Kota Bandung-Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Strategis

oleh
banner 468x60

Kota Bandung, ER3 News.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pemkot Pekanbaru Riau resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU). Yaitu sebagai langkah memperkuat sinergi antar daerah dalam pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, di Balai Kota Bandung, Rabu, 8 Juli 2026.

banner 336x280

Kesepakatan tersebut di tandatangani langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Juga beserta Kadiskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra.

Farhan menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai momentum mempererat hubungan sekaligus saling bertukar inovasi dalam tata kelola pemerintahan.

“Sebuah kehormatan bagi Kota Bandung menerima kunjungan dari Kota Pekanbaru. Kita harus sama-sama belajar karena masing-masing daerah memiliki keunggulan yang bisa menjadi pembelajaran bersama,” ujar Farhan.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi fondasi untuk mendorong kemajuan kedua kota melalui pertukaran pengalaman dan inovasi.

Implementasi Arahan Pemerintah Pusat.

Farhan mengungkapkan, Kota Bandung tertarik mempelajari sejumlah keberhasilan Pekanbaru, khususnya dalam pengelolaan fiskal daerah yang di nilai sangat sehat.

Selain itu, Bandung juga ingin mengadopsi inovasi pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang di Pekanbaru mampu di selesaikan hanya dalam hitungan jam.

“Ini yang ingin kami pelajari untuk mempercepat investasi di Kota Bandung,” katanya.

Di sisi lain, Bandung juga membagikan pengalaman dalam penataan jaringan utilitas. Khususnya program penurunan kabel fiber optik yang saat ini tengah di jalankan sebagai bagian dari penataan infrastruktur perkotaan.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, kerja sama tersebut merupakan implementasi arahan pemerintah pusat. Tujuannya agar pemerintah daerah saling bertukar inovasi guna mempercepat pembangunan.

Menurut Agung, Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang layak di jadikan referensi karena memiliki berbagai inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan kota.

“Kami datang untuk belajar dan banyak hal yang ingin kami kerja samakan. Mulai dari tata kelola pemerintahan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor kuliner, hotel, hingga pariwisata,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan keberhasilan Pekanbaru meningkatkan PAD dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,3 triliun melalui berbagai inovasi perpajakan dan pelayanan publik.

Selain itu, Agung berharap, di bukanya kembali rute penerbangan langsung Bandung–Pekanbaru. Yang akan membuat semakin mempererat hubungan ekonomi, investasi, pendidikan, hingga sektor pariwisata kedua daerah.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pemerintah daerah juga berencana membuka peluang kerja sama promosi UMKM, kuliner khas Melayu, produk kreatif Bandung, hingga peningkatan investasi.

Kesepakatan bersama tersebut bertujuan menjadi pedoman bagi kedua pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pembangunan. Dan juga pengembangan potensi daerah sesuai kewenangan masing-masing.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pelayanan publik, pemerintahan digital, investasi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan juga pengelolaan jaringan fiber optik, perizinan, inovasi daerah, serta bidang lain yang di sepakati kedua belah pihak.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *