Ciamis, ER3 News.com – Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ciamis menyelenggarakan Seminar Kesehatan. Seminar yang bertajuk “Menolak Rentan, Tetap Menawan: Sehat dan Aktif Tanpa Penyakit. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan antusias pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis.
Seminar ini di buka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat. Dan di hadiri oleh jajaran Staf Ahli, Ketua Bidang, Pengurus TP PKK Kabupaten dan Kecamatan. Serta Ibu-ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas dan Badan di lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Dalam sambutannya, Hj. Kania Ernawati Herdiat menyoroti tren memprihatinkan terkait peningkatan angka prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia. Merujuk pada data Kementerian Kesehatan dan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Beliau memaparkan tingginya kasus hipertensi yang tidak di sadari penderitanya. Dan lonjakan kasus diabetes yang berujung pada gagal ginjal. Hingga ancaman penyakit jantung dan stroke yang kini banyak menyerang usia produktif (40-55 tahun).
“Penyakit-penyakit tersebut memang tidak menular akibat bibit penyakit, tetapi timbul karena gaya hidup. Hal ini sering di perparah oleh peran beberapa influencer di media sosial yang tanpa sadar memperlihatkan gaya hidup kurang sehat,” ujar Hj. Kania.
Menerapkan Gaya Hidup CERDIK.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan makna mendalam dari tema seminar tahun ini. “Menolak Rentan” di artikan sebagai sikap proaktif masyarakat untuk tidak pasrah menjadi korban penyakit. Yaitu dengan cara mau belajar, bergerak, dan melakukan pencegahan. Sementara “Tetap Menawan” tidak hanya di maknai sebagai kecantikan fisik semata.
“Menawan itu bukan semata-mata wajah yang kelihatan cerah atau glowing saja. Tetapi juga ketika seorang kader PKK atau anggota DWP tetap sehat dan aktif. Sehingga memiliki kemampuan untuk mengikuti berbagai kegiatan positif, melayani keluarganya dengan baik, serta berkontribusi positif bagi lingkungannya,” tegasnya.
Untuk mencegah PTM, Hj. Kania mengajak seluruh peserta untuk menerapkan gaya hidup CERDIK:
1. Cek kesehatan secara rutin
2. Enyahkan asap rokok
3. Rajin aktivitas fisik
4. Diet seimbang
5. Istirahat yang cukup, dan
6. Kelola stres

TP PKK Ciamis juga mendorong para ibu untuk mengambil tiga peran utama di lingkungan masing-masing. Yaitu dengan mewujudkan Dapur Sehat : Menyediakan makanan segar dengan gizi seimbang, menggunakan garam beryodium. Dan menghindari makanan olahan, serta membatasi konsumsi minuman manis dalam kemasan.
Menjadi Influencer Kesehatan Positif: Mengedukasi lingkungan sekitar. Dan menghentikan penyebaran informasi palsu (hoaks) terkait kesehatan. Seperti klaim “obat ajaib” penyembuh diabetes atau kanker dalam waktu singkat.
Memanfaatkan Skrining Kesehatan Gratis: Proaktif menggunakan fasilitas kesehatan yang ada untuk deteksi dini penyakit.
Menjadi Media Edukasi Yang Efektif.
Acara seminar ini menghadirkan narasumber ahli di bidang medis, yakni dr. Hj. Primahati Riana Rosy, Sp.PD., dan dr. Eni Rochaeni. Yang mana keduanya memberikan pencerahan dan edukasi langsung kepada para peserta.

“Saya berharap seminar kesehatan ini menjadi media edukasi yang efektif. Harap di ingat bahwa keluarga hebat lahir dari ibu yang sehat. Dan kabupaten yang kuat lahir dari masyarakat yang tidak mudah sakit,” tutup Hj. Kania, seraya meresmikan pembukaan seminar.
Dalam rangkaian tersebut, TP PKK Kabupaten Ciamis juga menggelar kegiatan Donor Darah yang berlangsung di Joglo Timur Pendopo Setda Kabupaten Ciamis.

Dengan di selenggarakannya seminar ini, TP PKK Kabupaten Ciamis berharap informasi yang di peroleh dapat segera di sebarluaskan oleh para ketua organisasi di daerahnya masing-masing. Sebagai bentuk sumbangsih nyata dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ciamis.
















