Perubahan APBD 2026 Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

oleh
banner 468x60

Garut, ER3 News.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menegaskan bahwa Perubahan APBD 2026 di arahkan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi dalam APBD Murni.

Hal tersebut di sampaikan Nurdin Yana saat memimpin Apel Gabungan. Yang di laksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (24/8/2026).

banner 336x280

Dalam amanatnya, Nurdin mengapresiasi tuntasnya pembahasan Kebijakan Umum APBD. Serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) antara Pemerintah Kabupaten Garut dan DPRD. Kesepakatan tersebut di lanjutkan dengan pengajuan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Yang mencakup Perubahan APBD 2026, tata kelola BUMD/PDAM, hingga pemajuan kebudayaan lokal.

Nurdin mengingatkan seluruh ASN untuk memiliki rasa kepemilikan terhadap persoalan yang terjadi di lapangan. Menurutnya, masyarakat tidak melihat sekat tugas pokok dan fungsi (tupoksi) antarinstansi, tetapi memandang pemerintah daerah sebagai satu kesatuan.

“Ini adalah bagian dari kita yang mau tidak mau harus menjadi konsentrasi kita semua. Karena bapak ibu sekalian, hakekatnya mohon maaf, tugas pokok fungsi itu kerap kali masyarakat akan mengalamatkan kepada kita semua. Tidak pernah melihat apakah ini merupakan bagiannya atau bukan bagiannya, semua itu akan terfokus kepada kita semua,” ucap Nurdin Yana.

Memberikan Dampak Langsung Kepada Masyarakat.

Terkait alokasi anggaran, Nurdin menegaskan Perubahan APBD 2026 di fokuskan untuk mengakomodasi kebutuhan mendesak masyarakat yang sempat tertunda dalam perencanaan APBD Murni.

Ia meminta jajaran kepala SKPD tetap memprioritaskan program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, meskipun anggaran operasional internal harus di lakukan secara hemat.

Nurdin juga mendorong ASN meningkatkan militansi kerja dan bergerak cepat dalam merespons persoalan masyarakat.

“Hampir semua kebutuhan kita itu banyak sekali untuk kepentingan dan orientasi kepada keberpihakan masyarakat. Bagaimana kontribusi kita, sekecil apapun itu bisa bermanfaat bagi masyarakat,” lanjut Nurdin Yana.

Secara khusus, Nurdin menyoroti peran strategis camat sebagai representasi pimpinan daerah di wilayah. Menurutnya, kehadiran camat secara langsung di tengah masyarakat dapat membantu meredam persoalan sosial sekaligus menunjukkan keberpihakan pemerintah.

“Bapak dan ibu camat saya kira, ini menjadi penting bagi rekan-rekan sekalian di lapangan. Kehadiran rekan-rekan itu adalah representatif kehadiran para pimpinan kita di Kabupaten termasuk juga para kepala SKPD yang ada di kabupaten,” tegasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *