Okupansi Hotel di Kota Bandung Melonjak Tajam

oleh

Kota Bandung, ER3 News.com – Antusiasme masyarakat menyambut potensi kemenangan Persib Bandung berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata, khususnya tingkat hunian hotel di Kota Bandung. Menjelang rencana konvoi juara, okupansi hotel di sejumlah kawasan di laporkan meningkat tajam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa mengungkapkan, lonjakan tingkat hunian hotel tidak terlepas dari besarnya basis pendukung Persib yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

“Dari liputan teman-teman, ini menunjukkan Persib itu memang bukan hanya milik Kota Bandung, tapi milik Jawa Barat. Kita sesama pendukung tentu berharap mudah-mudahan besok Persib bisa menang,” ujarnya di SLBN Cicendo, Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menjelaskan, peningkatan okupansi hotel mulai terasa terutama di sepanjang rute yang di rencanakan akan di lalui dalam konvoi kemenangan. Berdasarkan laporan yang di terima Disbudpar, tingkat hunian hotel di kawasan tersebut sudah berada pada level tinggi.

“Untuk hotel-hotel, kami sudah mendapatkan laporan bahwa di sekitar rute itu okupansinya sudah sangat tinggi,” katanya.

Pemesanan Kamar Terus Meningkat.

Meski belum dapat memastikan apakah seluruh hotel telah mencapai okupansi penuh. Adi mengakui tren pemesanan kamar terus meningkat seiring mendekatnya hari pelaksanaan konvoi.

“Kalau 100 persen saya belum tahu, karena belum ada kabar resmi. Tapi kemungkinan sudah mulai banyak yang booking,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada periode long weekend terakhir, tingkat okupansi hotel di Kota Bandung berada di kisaran 75 hingga 90 persen. Dengan adanya momentum konvoi juara Persib, angka tersebut di perkirakan mengalami kenaikan lebih lanjut.

“Terakhir saat long weekend itu antara 75 sampai 90 persen. Sekarang mungkin bisa lebih dari itu,” tambahnya.

Terkait kesiapan hotel dalam menghadapi lonjakan tamu, Adi menyebut tidak ada instruksi khusus yang di keluarkan oleh Disbudpar. Namun, ia memastikan para pelaku industri perhotelan akan memberikan pelayanan terbaik bagi para wisatawan yang datang ke Kota Bandung.

“Secara khusus tidak ada arahan dari kami. Tapi yang pasti mereka akan menyambut tamu dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia pun berharap momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi para bobotoh, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Bandung secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *