Ketika Nama Baik Menjadi Pertahanan Terakhir Rakyat Kecil

oleh
oleh

Bandung, ER3 News.com – Mungkin bagi sebagian orang, nama hanyalah kata. Tapi bagi kami yang berjuang dari ruang-ruang sempit, nama adalah napas, darah, dan kehormatan.

Ia lahir bukan dari meja rapat, tapi dari jalan-jalan perjuangan yang penuh luka dan pengkhianatan.

Maka ketika ada yang mencoba mencurinya dengan alasan apapun. Dengan surat apapun kami tahu bahwa yang di pertaruhkan bukan sekadar logo. Tapi harga diri perjuangan rakyat kecil yang kami bela.

Tapi dalam lelah itu, kami belajar satu hal penting : “Bahwa kebenaran yang di perjuangkan dengan sabar selalu menemukan jalannya.”

Penolakan resmi dari Kemenkumham terhadap pihak yang mencoba merebut nama kami bukan sekadar kemenangan hukum.

Itu validasi moral, bahwa perjuangan yang lahir dari niat baik akan selalu menang melawan akal licik.

Kami Tak Akan Membalas Dengan Dendam.

Kami bukan musuh siapa pun. Kami hanya menolak di lupakan.

Kami tak akan melawan dengan kebencian, tapi dengan kerja nyata.

Karena musuh sejati bangsa ini bukan orang per orang tapi mental culas yang menggerogoti sistem dari dalam.

Bagi kami, setiap upaya penyerobotan hanyalah ujian: apakah kami masih layak di sebut pejuang, atau hanya sekadar pengeluh.

Dan kali ini, kami memilih untuk tetap menjadi penjaga nurani rakyat.

Kami hanya ingin negara hadir bukan sekadar lewat surat penolakan. Tapi lewat perlindungan nyata bagi organisasi rakyat yang masih percaya pada arti kejujuran.

Kami ingin keadilan itu sederhana:

Yang salah di hukum, yang benar di lindungi. Dan yang berjuang di beri tempat untuk hidup tanpa harus tunduk pada permainan licik.

Lelah yang Layak.

Ya, kami lelah. Tapi ini lelah yang layak.

Karena lelah ini lahir dari perlawanan terhadap keserakahan, bukan dari penyesalan karena diam.

Dan kalau pun nama “LSM PENJARA” hanya akan di kenang sebagai simbol kecil di tengah kebisingan negeri. Biarlah begitu asalkan ia tetap mewakili suara mereka yang tak lagi di dengar tapi tak mau menyerah. Kami tak butuh klaim. Kami hanya ingin kejujuran tetap punya rumah.

Dan selama itu masih kami jaga, biarlah dunia tahu : nama ini bukan sekadar hak cipta, tapi hak hidup yang tak bisa di tawar. LSM PENJARA JAYA “Menjaga Nurani, Mengawal Keadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *