Bentrok Maut Antar Warga Masyarakat di Menteng Jakpus

oleh
banner 468x60

Jakarta, ER3 News.com – Bentrokan maut antar warga masyarakat pecah di Jalan Matraman Dalam, Menteng Jakarta Pusat pada minggu 26 Juli 2026.

Insiden tersebut terjadi di duga oleh aksi seorang pembeli yang enggan membayar makanan. Hingga berakhir perusakan dan menempel dengan warga setempat.

banner 336x280

 

Warga bentrok dengan sekelompok orang tersebut saling melempar batu di tengah jalan. Beberapa orang di antaranya juga terlihat membawa kayu dan bambu. Massa merusak pagar serta sejumlah barang di sekitar lokasi kejadian.

” Iya benar terjadi bentrokan dan info sementara gara-gara ada orang timur yang makan nasi uduk tidak bayar dan merusak yang berakhir bentrok dengan warga Kelurahan Pegangsaan,”ucap Lurah Pegangsaan saat di hubungi.

Tiga Orang Yang di Duga Pelaku Penganiayaan Sudah di Amankan.

Polisi menangkap tiga orang yang di duga terlibat penganiayaan memastikan situasi di lokasi sudah kondusif dalam pengamanan petugas. Pengamanan di lakukan oleh personel gabungan Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Kodim 0501 Jakarta Pusat, serta personel bantuan dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung saat memberikan keterangan terkait peristiwa bentrokan antar kelompok di Jalan Tambak l, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Minggu (26/7/2026).

“Kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan tersebut yaitu saudara S, T, dan U yang saat ini sudah di amankan di Polsek Menteng. Sedang di lakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Reynold menyampaikan bahwa sudah tiga orang pelaku di amankan dalam bentrokan maut di Menteng. Dan ketiganya kini di amankan di Mapolsek Menteng.

“Dan kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan tersebut. Yaitu Saudara S, Saudara T, dan Saudara U yang saat ini sudah di amankan di Polsek Menteng,” kata Reynold.

Reynold menerangkan, polisi memeriksa sekitar 15 orang dalam kasus ini. Beberapa di antaranya di periksa sebagai saksi.

“Kalau untuk peristiwa itu secara keseluruhan kami melakukan pengamanan pemeriksaan secara intensif itu sejumlah kurang lebih 15 orang,” jelasnya.

Reynold juga mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait bentrokan tersebut.

“Kami berharap tidak ada isu-isu ataupun informasi lain tentang situasi di lokasi ini yang kami nyatakan dan kami pastikan aman dan kondusif,” imbuhnya.

Area bentrokan tersebut telah di pasangi garis polisi, sementara puing-puing bangunan masih berserakan di sekitar lokasi. Selain itu, sejumlah sepeda motor yang terbakar masih berada di tempat kejadian. Dan belum di evakuasi karena masih menjadi bagian dari proses penyelidikan polisi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *