Orang Tua Harus Lindungi Anak dari Rokok, Miras, dan Narkotika

oleh
banner 468x60

Kota Bandung, ER3 News.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menginstruksikan seluruh orang tua siswa SD dan SMP negeri menandatangani pakta integritas. Yaitu sebagai bentuk komitmen bersama melindungi anak dari rokok, minuman keras hingga narkotika.

Hal tersebut di sampaikan Farhan saat memberikan sambutan peringatan HANI 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu 25 Juli 2026 yang di hadiri ratusan pelajar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Narkotika Nasional (BNN) serta jajaran Pemerintah Kota Bandung.

banner 336x280

Farhan mengapresiasi semangat para pelajar yang rela hadir di hari libur demi menyatakan komitmen memerangi narkoba.

“Anak-anak Kota Bandung telah menunjukkan bahwa generasi muda siap menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkoba. Ini adalah modal besar bagi masa depan kota ini,” kata Farhan.

Keharmonisan Keluarga Menjadi Faktor Penting.

Menurut Farhan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya di lakukan melalui penegakan hukum. Peran keluarga menjadi benteng utama yang menentukan keberhasilan upaya tersebut.

Ia mengungkapkan, berbagai penelitian menunjukkan keharmonisan keluarga menjadi faktor penting yang mampu melindungi anak dari berbagai bentuk kecanduan.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung akan memperkuat keterlibatan orang tua melalui kebijakan pakta integritas yang akan di terapkan di seluruh SD dan SMP negeri.

Melalui dokumen tersebut, orang tua menyatakan komitmen melarang anak merokok, mengonsumsi minuman beralkohol serta menggunakan obat keras maupun narkotika. Pakta integritas itu akan di tandatangani orang tua dan di saksikan kepala sekolah. Pakta integritas ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama antara keluarga dan satuan pendidikan.

“Kita ingin memastikan sekolah dan keluarga berjalan seiring dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkoba. Semangat ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menilai, rokok merupakan pintu masuk yang paling sering mengantarkan remaja kepada penyalahgunaan narkoba. Karena itu, upaya pencegahan harus di mulai sejak dini. Termasuk mengantisipasi maraknya penggunaan rokok elektronik atau vape. Yang kerap di salahgunakan sebagai media konsumsi narkotika cair.

Farhan juga mengingatkan tingginya rasa ingin tahu pada masa remaja sering di manfaatkan oleh pelaku peredaran narkoba untuk menjebak calon korbannya.

Menurutnya, banyak tindak kriminal yang melibatkan remaja berawal dari penyalahgunaan minuman keras maupun obat keras.

“Sekali seseorang terjerat kecanduan mereka bisa melakukan apa saja demi mendapatkan barang tersebut. Karena itu jangan pernah mencoba karena keluar dari jerat narkoba bukan perkara mudah,” jelasnya.

Menyatakan Ikrar Bersama.

Farhan mengaku memiliki pengalaman panjang dalam gerakan pencegahan narkoba sejak akhir 1990-an. Ia menyampaikan pesan emosional kepada para pelajar agar tidak menyia-nyiakan masa depan hanya demi kenikmatan sesaat.

“Saya telah kehilangan sahabat, keluarga dan banyak orang hebat karena narkoba. Jangan biarkan potensi dan cita-cita kalian hancur akibat penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Di hadapan para pelajar, seluruh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, TNI, Polri, BNN serta jajaran Pemerintah Kota Bandung. Yang turut menyatakan ikrar bersama untuk mewujudkan Kota Bandung bebas narkoba menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, Andri Darusman mengatakan, peringatan HANI 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan pelajar mengenai bahaya narkotika, menanamkan nilai hidup sehat dan berkarakter, memperkuat kolaborasi antara Pemkot Bandung, BNN, sekolah dan masyarakat. Serta mendorong lahirnya pelajar sebagai pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap HANI 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Bandung yang bersih dari narkoba sekaligus melahirkan generasi muda yang berani mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan narkotika,” tuturnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *