Dukung Rencana Penataan Teras Cihampelas oleh Provinsi Jabar

oleh
banner 468x60

Kota Bandung, ER3 News.com – Warga dan pedagang di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, mendukung rencana penataan ulang Teras Cihampelas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dukungan tersebut di sampaikan karena kondisi Teras Cihampelas saat ini di nilai kurang terawat. Dan  juga berdampak terhadap kelancaran lalu lintas maupun aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

banner 336x280

Salah seorang warga Cihampelas, Naufal, mengatakan dirinya mendukung penataan. Termasuk apabila pemerintah memutuskan untuk membongkar bangunan Teras Cihampelas yang ada saat ini.

“Sangat setuju, karena saya merasa sangat terganggu. Apalagi jalannya semakin sempit jadinya macet. Fungsinya sudah tidak sesuai rencana dulu. Dulunya, kan pedagang harus naik ke atas agar lalu lintas lancar. Kini malah terbengkalai dan malahan di pakai untuk hal-hal yang negatif,” ujar Naufal saat di temui di sisi Jalan Cihampelas, Rabu (12/8/2026).

Pemprov Jabar Akan Melakukan Penataan Kawasan Cihampelas.

Rencana penataan tersebut di lakukan setelah Pemerintah Kota Bandung menghibahkan aset Jalan Cihampelas kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Yaitu dengan proses hibah di tandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Dan juga  Berita Acara Serah Terima (BAST) di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, setelah proses administrasi selesai. Maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan penataan kawasan Cihampelas. Agar kembali menjadi pusat industri kreatif, fesyen, dan destinasi wisata belanja.

“Teras Cihampelas sudah di serahkan kepada pemerintah provinsi. Selanjutnya kami akan melakukan langkah administrasi untuk segera membenahi Cihampelas agar kembali seperti dulu menjadi pusat industri kreatif, pusat mode, dan tujuan kunjungan masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara,” ujar Dedi.

Sementara itu, sejumlah pedagang masih bertahan dan menjalankan aktivitas perdagangan di Teras Cihampelas. Salah seorang pedagang, Abdul, menyatakan mendukung kebijakan pemerintah terkait penataan maupun kemungkinan pembongkaran Teras Cihampelas.

Namun, ia berharap pemerintah tetap memberikan solusi bagi para pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kawasan tersebut.

“Kita sebagai masyarakat mengikuti pemerintah, kalau di bongkar jadi solusi terbaik ya bongkar saja. Cuma kita yang berdagang tetap di beri solusi, bagaimana supaya tetap bisa berjualan,” tuturnya saat di temui di Teras Cihampelas, Rabu.

Menurutnya, penataan kawasan di harapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik Cihampelas, tetapi juga memberikan ruang bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat.

Warga dan pedagang berharap rencana penataan Teras Cihampelas dapat memberikan dampak positif terhadap kawasan. Terutama dalam memperlancar lalu lintas, menciptakan ruang publik yang lebih tertata. Serta mendorong kembali aktivitas ekonomi dan perdagangan di Cihampelas.

Dengan penataan tersebut, kawasan Cihampelas di harapkan dapat kembali menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif, fesyen, dan wisata di Kota Bandung.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *