Kabupaten Bogor, ER3 News.com – Polsek Cibungbulang bergerak cepat dalam menanggapi aduan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Minggu (1/3/2026). Langkah kepolisian ini di ambil setelah warga yang geram di karenakan sebuah rumah kontrakan yang di duga kuat menjadi sarana praktik prostitusi daring (online).
Dalam operasi pengamanan tersebut, polisi berhasil mengevakuasi sembilan orang dari lokasi. Guna menghindari aksi main hakim sendiri oleh massa yang mulai berkerumun.
Quick Response Polisi dan Satpol PP
Kapolsek Cibungbulang, Kompol Iwan Wahyudi, menjelaskan bahwa tindakan kepolisian bermula dari laporan masyarakat yang resah. Dan sangat mencurigakan dengan aktivitas di rumah kontrakan tersebut. Warga menengarai adanya transaksi prostitusi yang di lancarkan melalui aplikasi pesan singkat.
“Anggota patroli bersama Satpol PP segera mendatangi lokasi. Setelah mendapat informasi warga sudah mulai berkerumun karena kesal. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas langsung melakukan pengamanan terhadap sembilan orang di lokasi tersebut,” tegas Kompol Iwan Wahyudi.
Identitas Terduga Pelaku dan Pemeriksaan Intensif
Sembilan orang yang di amankan terdiri dari lima perempuan berinisial M (23), HI (29), F (30), N (29) dan RM (28). Serta empat pria berinisial BS (39), U (50), M (31), dan II (32). Seluruhnya di ketahui merupakan warga yang berdomisili di wilayah Bogor.
Saat ini, kesembilan orang tersebut telah di bawa ke Mapolres Cibungbulang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dan di lakukan pendataan lebih lanjut guna mengungkap jaringan praktik ilegal tersebut.
Peringatan Tegas bagi Pemilik Kontrakan
Selain mengamankan para pelaku, Polsek Cibungbulang juga memanggil pemilik kontrakan untuk di mintai keterangan. Polisi menekankan pentingnya peran pemilik hunian sewa dalam menjaga ketertiban lingkungan.
“Kami mengimbau kepada pemilik kontrakan atau kos-kosan agar lebih selektif dalam menerima penghuni. Lakukan pengawasan rutin guna mencegah wilayahnya di jadikan tempat aktivitas yang melanggar hukum dan norma sosial,” tambah Kapolsek.
Kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli kewilayahan. Guna memastikan situasi Kamtibmas di Kabupaten Bogor tetap kondusif. Dan juga bersih dari praktik penyakit masyarakat, terutama di bulan suci yang penuh berkah ini.





